Wirausaha dan Wirausahawan

Wirausaha dan Wirausahawan/Wirausahawati untuk Bisnis Online maupun offline? Secara bahasa wirausaha berasal dari dua kata yaitu wira dan usaha. Wira adalah pahlawan; bersifat berani, manusia berbudi luhur, unggul, gagah berani, dll, sedangkan usaha adalah suatu kegiatan dengan mengerahkan tenaga, pikiran, atau badan untuk mencapai suatu tujuan. Jadi wirausaha adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang pemberani yang berbudi luhur dengan cara mengerahkan dan menyalurkan pikiran serta tenaga demi mencapai tujuan.
Wirausaha dan Wirausahawan

Wirausaha dan Wirausahawan

Alasan seseorang wirausaha disebut sebagai sosok yang pemberani selain disebabkan karena arti bahasa dari kata wira yaitu karena tidak semua orang memiliki keberanian dalam mengambil resiko. Seperti yang kita ketahui dalam berwirausaha, ada saatnya kita berada dalam posisi yang mana pengeluaran lebih besar dibanding pemasukan (rugi).

Meskipun tidak semua orang memiliki jiwa pemberani untuk berwirausaha (di Wikipedia), terdapat hal-hal yang dapat dilatih dan ditumbuhkan, diantaranya yaitu sikap-sikap, kemampuan, mindset, dan faktor-faktor yang dapat memengaruhi jiwa dalam berwirausaha. Berikut ini adalah poin-poin uraiannya:

A. Sikap-sikap yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha

1. Kreatif (daya cipta), pemikiran-pemikiran yang berbeda dari sebelumnya atau memodifikasi dari sesuatu yang ada menjadi lebih bermanfaat sehingga menghasilkan inovasi-inovasi karya baik produk maupun jasa.

2. Confident, rasa percaya diri merupakan salah satu yang dapat memperkuat komitmen diri sehingga memiliki jiwa kerja keras dan pantang menyerah, mandiri tanpa dipengaruhi oleh orang lain.

3. Komunikasi, bertukar informasi sehingga dapat saling melengkapi antara yang satu dengan yang lainnya sehingga tercapainya tujuan bersama, produktivitas dalam pemanfaatan waktu menjadi lebih bermanfaat.

4. Kritis, berpikir mendalam mengenai segala hal. Sehingga segala potensi dan masalah dapat dimanfaatkan dan tertangani dengan baik.

5. Kolaborasi, kerjasama dapat memunculkan gagasan-gagasan yang saling melengkapi sehingga terciptalah kreasi yang lebih bermanfaat.

6. Mental yang kuat, hal tersebut dapat menunjang pada perilaku yang pantang menyerah, tahan banting, dan terus bekerja keras dalam menggapai satu kesuksesan

7. Skill life, kemampuan dan keberanian untuk mencari solusi dan pemecahan untuk mengani suatu masalah.

B. Kemampuan wirausahawan
1. Menilai segala sesuatu menjadi peluang.

2. Dapat memanfaatkan serta me-manage sumber daya alam dan manusia sehingga dapat menambah peluang dalam berwirausaha

3. Mengambil tindakan dengan cepat karena dengan begitu hasil yang akan diperoleh akan cepat pula.

4. Dilakukan secara berkelanjutan artinya tidak cepat puas sehingga usaha terus berkembang seiring degan perkembangan zaman.

C. Mindset kewirausahaan
1. 90% rizki diterima oleh pengusaha karena pengusaha memberikan manfaat untuk khalayak banyak.

2. Allah lebih menyukai orang kaya dibandingkan orang miskin. Definisi kekayaan disini adalah seseorang yang suka member dan segala rizki yang diberikan Allah SWT terasa sangat cukup dan penuh akan keberkahan.

3. Pengusaha mendapatkan gaji baik ketika ia bekerja secara aktif, pasif dan massif sedangkan pegawai hanya mendapatkan gaji ketika ia bekerja secara aktif.

4. Setinggi-tingginya jabatan seseorang jika bekerja ditempat orang lain tetaplah menjadi seorang pegawai, sedangkan sekecil-kecilnya usaha milik sendiri maka kita akan berstatus sebagai bos.

5. Kemajuan suatu Negara dilihat dari jumlah pengusaha swasta yang ada di dalamnya. Hal tersebut disebabkan karena dengan banyaknya pengusaha maka devisa Negara akan meningkat melalui pajak yang telah mereka bayar kepada pemerintahan.

D. Ada beberapa factor yang dapat menumbuhkan mental wirausahawan, diantaranya sebagai berikut
1. Komitmen diri
Factor komitmen diri ini merupakan factor internal yang dapat menumbuhkan jiwa wirausahanya. Contoh penerapan dalam keadaan realnya adalah hidup mandiri dalam melakukan sesuatu hal artinya orang tersebut bertindak sesuai dengan keinginan/niatnya dan tidak karena mengikuti di luar dari keinginan dirinya. Hal lainnya yaitu dengan melakukan pemrograman untuk diri seperti, persiapan, tindakan, tujuan yang harus dicapai untuk mewujudkan keinginan atau mimpi baik dalam bentuk jadwal/agenda perhari, perbulan, dan bahkan pertahunnya.

2. Lingkungan atau kebiasaan
Lingkungan dan kebiasaan itu sangatlah berpengaruh karena secara tidak langsung perlakuan-perlakuan yang diberikan dari lingkungan menyebabkan suatu kebiasaan yang hanya dimiliki oleh seorang wirausahawan. Contohnya ada anak seorang pedagang yang pada sewaktu-waktu melayani pelanggan, tindakan tersebut dapat menumbuhkan mental wirausaha bagi dirinya secara tidak langsung terbentuk seolah-olah secara alami.

3. Pendidikan atau pelatihan
Pengajar memberikan ilmu pengetahuan dan pengarahan untuk menumbuhkan mental kewirausahaan pesertadidiknya.

4. Keterpaksaan
Keadaan terpaksa dapat membuat seseorang terbiasa untuk bekerja keras untuk memenuhi segala yang dibutuhkan sampai kesuksesannya terwujud dan tercapai.

Melalui prose berkelanjutan Wirausaha dan Wirausahawan seperti belajar kemudian berlatih kemudian lagi bertindak lalu akan mendapatkan hasil dari proses yaitu sukses berkelanjutan nantinya, semoga postingan ini bis memberikan banyak manfaat bagi para wirausahawan/wirausahawati yang ingin berbisnis baik online maupun offline nantinya. dalam hal berwirausaha yang harus di perhatikan yaitu kekuatan mental dalam melakukan prosesnya.